Klasifikasi Komputer / Jenis-jenis Komputer

Posted by Admin on Monday, January 9, 2012

KLASIFIKASI KOMPUTER
Jenis computer yang dipasarkan sekarang umumnya diklasifikasikan sebagai berikut:
Menurut Jenis Data yang Diolah
1.       Komputer Analog
  • Dibuat untuk mengolah data kualitatif, yaitu membandingkan suatu keadaan dengan keadaan lain dengan besaran angka.
  •  Bekerja secara kontinyu dan paralel dan tidak diperlukan bahan program.
  • Biasanya dipakai untuk mengontrol suatu besaran.
  • Tidak langsung bekerja dengan angka-angka tetapi dengan harga-harga yang diukur pada skala waktu tertentu dan yang dicatat / direkam dengan tingkat ketelitian tertentu.
  •  Contoh : Pengukuran suhu dan temperature ( thermometer ) diukur sampai persepuluh derajat celcius, besaran listrik ( multimeter ), besaran cuaca ( barometer ), sebuah pompa bensin mempunyai analog processor yang mengkonversikan bensin yang tersalur menjadi dua yaitu jumlah bensin sampai persepuluh liter dan harga yang harus dibayar sampai puluhan rupiah
 2.       Komputer Digital
Adalah computer yang mengolah discrete data yang beroperasi berdasarkan angka-angka ( digit ), yang menyatakan sesuatu nilai, huruf atau simbol tertentu.
  • Dibuat untuk mengolah data secara kuantitatif, maksudnya membimbing suatu keadaan dengan besaran angka-angka, huruf-huruf dan special character. 
  • Cara kerjanya berdasarkan operasi hitung, dengan demikian diperlukan bahasa program sebagai perantaraan penggunaan computer secara meluas mulai dari bidang bisnis, industri dan ilmiah.
  • Digital processor beroperasi dengan discrete data untuk menghasilkan suatu output .
  • Contoh : Jam digital yang menghitung detik demi detik untuk mengukur waktu, calculator, cash register, computer masa kini.
3.       Komputer Hibrid
Cara kerjanya merupakan kombinasi antara digital komputer dengan analog komputer (gabungan dua macam mesin yang masing-masing bekerja secara analog dan digital).
Kombinasi dimaksudkan sebagai data yang akan diolah berupa data kualitatif, sedangkan hasilnya berupa data kuantitatif atau sebaliknya.


 Komputer Menurut Jenis Penggunaan (Purpose)
Digital computer bisa dibuat dengan dua macam kegunaan, yaitu :
1.       Yang bersifat khusus (special purpose computer)
2.       Yang bersifat umum (general purpose computer)
Penjelasan : 
1.       Sebuah special purpose digital computer hanya dapat melakukan sesuatu tugas tertentu
Programnya sudah tersimpan didalamnya sebagai satu kesatuan mesin.saat ini special purpose digital computer banyak digunakan di mana-mana misalnya :
·   Peralatan pengendali pesawat terbang
·   Mobil
·   Mesin cuci
·   Peralatan radio, lemari es, dll
2.       Sebuah general purpose computer dapat menyimpan beberapa program, sehingga bisa dikatakan penggunaannya untuk segala macam aplikasi, misalnya :
·   Membuat daftar gaji
·   Laporan persediaan barang
·   Daftar piutang, dsb

 Menurut jenis aplikasi
Computer dalam peranannya dapat mengaplikasikan masalah :
·   Bisnis (bussines)
·   Ilmiah (Scientific)
·   Proses kontrol 

        Menurut Jenis Kemampuan
Ukuran besar kecilnya suatu computer ditentukan dengan kemampuan untuk menampung data atau instruksi didalam memory yang berada di central processing unit  yang ditentukan oleh jumlah byte yang terkandung didalamnya, maka computer dapat digolongkan menjadi :
1.       small computer (computer kecil)
mempunyai kemampuan menampung data antara 4 K byte – 128 K byte
2.       medium computer (computer menengah)
mempunyai kemampuan menampung data antara 128 K byte – 8 M byte
3.       Large computer (computer ukuran besar)
mempunyai kemampuan menampung data antara 256 K byte – 16 M byte

        Menurut Jenis Ukuran Fisik
Melihat ukuran komputer yang berbeda-beda, ada yang kecil, sedang, besar maka computer dapat dibedakan menurut ukuran fisiknya, sebagai berikut :
1.       Mikro computer, disebut juga PC (personal computer) merupakan computer untuk pemakai tunggal (single user computer)
2.       Mini computer, biasa digunakan oleh perusahaan menengah untuk pengolahan data yang tidak terlalu besar. Pengolahan data tertentu untuk mengurangi beban main frame
3.       Main frame, computer besar yang umumnya dipakai oleh organisasi atau perusahaan besar untuk pengolahan data yang terpusat
4.       Super computer, computer yang sangat besar terutama digunakan untuk aplikasi ilmiah
More aboutKlasifikasi Komputer / Jenis-jenis Komputer

Mengurutkan Data di Microsoft Excel

Posted by Admin on Saturday, December 3, 2011

Mengurutkan Data di Microsoft Excel

Mengurutkan data artinya mengatur data-data secara berurutan mulai dari data dengan nilai terkecil sampai data dengan nilai terbesar, atau sebaliknya. Mengurutkan data dilakukan apabila kita ingin melihat data yang berurutan dari nilai terbesar ke terkecil atau sebaliknya, dari nilai terkecil ke terbesar. Kita akan lebih mudah melihat nilai terbesar dan terkecil dari data yang ada apabila data tersebut telah diurutkan.

* Mengurutkan data di Excel dilakukan dengan menjalankan perintah Sort. Ada dua jenis pengurutan yang dapat dipilih sesuai dengan yang kita inginkan.

1. Urutan naik (Ascending)

Pilihan Ascending akan menghasilakn data yang berurutan dari nilai yang terkecil sampai nilai terbesar. Bila data yang diurutkan berbentuk teks, data akan diurutkan dari abjad A sampai Z,

2. Urutan turun (Descending)

Pilihan descending akan menghasilkan data yang berurutan dari nilai terbesar sampai nilai terkecil. Bila data yang diurutkan berbentuk teks, data akan diurutkan dari abjad Z sampai A.

A.Mengurutkan Data dengan Satu Kolom Acuan

Mengurutkan data dengan satu kolom acuan dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Pilihlah semua sel yang memuat data-data yang ingin diurutkan.

2. Dari menu Data, klik perintah Sort. Kotak dialog Sort akan ditampilkan.

3. Pada kotak pilihan Sort by, pilihlah kolom yang menjadi acuan pengurutan.

4. Pilihlah Ascending bila pengurutan dilakukan dari data yang terkecil ke data yang terbesar dan pilihlah Descending bila urutan dilakukan dari data yang terbesar ke data yang terkecil.

5. Pada bagian pilihan My data range has, pilihlah Header row jika judul kolom pada langkah 1 ikut dipilih dan pilihlah No header row jika langkah 1 judul kolom tidak ikut dipilih.

6. Klik tombol OK.


B. Mengurutkan Data Berdasarkan Dua atau Tiga Kolom

Mengurutkan data berdasarkan dua atau tiga kolom acuan berarti pengurutan data dilakukan dengan mengurutkan data pada kolom acuan pertama, kemudian apabila pada kolom pertama terdapat besar data yang sama maka pengurutan dilanjutkan dengan mengacu pada kolom kedua, demikian seterusnya.

* Mengurutkan data dengan acuan beberapa kolom dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini.

1. Pilih sel-sel yang memuat data yang akan diurutkan.

2. Dari menu Data, klik perintah Sort. Kotak dialog Sort akan ditampilkan.

3. Pada pilihan Sort by, pilih kolom acuan pertama, kemudian pilih tipe pengurutan (Ascending atau Descending).

4. Pada pilihan Then by, pilih kolom acuan kedua, kemudian pilih tipe pengurutan.

5. Pada pilihan Then by berikutnya, pilih kolom acuan ketiga, kemudian pilih tipe pengurutan.

6. Pada bagian My list has, pilihlah Header row jika sel yang memuat judul kolom ikut dipilih dan sebaliknya, pilihlah No header row jika sel yang memuat judul kolom tidak ikut dipilih.

7. klik tombol OK.



C. Mengurutkan Data Berdasarkan Bulan atau Hari

Bila data yang akan diurutkan berdasarkan kolom yang terdiri dari nama bulan atau hari, pengurutan harus dilakukan berdasarkan bulan atau hari. Pengurutan data berdasarkan bulan atau dapat dilakukan denagn langkah-langkah berikut ini.

1. Pilihlah sel yang memuat data yang akan diurutkan.

2. Dari menu Data, klik perintah Sort. Kotak dialog Sort akan ditampilkan.

3. Pilihlah kolom yang memuat nama Bulan yang menjadi acuan pada kotak pilihan Sort by dan tipe pengurutan Ascending.

4. Klik tombol Options. Kotak dialog Sort Options akan ditampilkan.

5. Pilihlah Januari, Februari, Maret, …, dst, pada kotak pilihan First key sort order.

6. Klik tombol OK. Kotak Sort Options akan ditutup.

7. Klik tombol OK.

2. Menyaring Data

* Menyaring data adalah sebagai berikut:

v Menyaring data untuk menampilkan data terbesar atau terkecil dalam jumlah tertentu

v Menyaring data dengan nilai tertentu

v Menyaring data di antara dua nilai tertentu

v Menyaring data yang lebih besar atau lebih kecil dari nilai tertentu

v Menyaring data yang berbentuk teks


A. Meyaring Data Terbesar atau Terkecil

Menyaring data terbesar atau terkecil berarti menampikan data terbesar atau terkecil dari kumpulan data yang ada. Dalam melakukan penyaringan data terbesar atau terkecil, yang perlu kita lakukan adalah menentukan berapa banyak data terbesar atau terkecil yang akan ditampilkan. Berikut adalah langkah-langkah untuk menampilkan data terbesar atau terkecil.

1. Pilihlah data yang akan disaring.

2. Dari menu Data, pilihlah Filter. Klik perintah AutoFilter. Pada setiap kolom data akan tampak tanda panah ke bawah.

3. Klik tanda panah pada kolom Jumlah, klik Top 10. Kotak Top 10 AutoFiletr akan ditampilkan.

4. Pada kotak pilihan Show, pilihlah Top untuk menampilkan data terbesar atau pilihlah Bottom untuk menampikan data terkecil.

5. Masukkan jumlah data terbesar atau terkecil yang ingin ditampilkan (misalnya, 300 data).

6. Klik tombol OK. Data yang akan disaring berdasarkan pilihan yang sudah dibuat.


B. Menyaring Data dengan Besar Tertentu

Langkah-langkah untuk menyaring data dengan nilai tertentu adalah sebagai berikut.

1. Pilihlah sel yang memuat data yang akan disaring.

2. Dari menu Data, pilihlah Filter, kemudian klik AutoFilter.

3. Klik tanda panah pada kolom yang dijadikan dasar penyaringan.

4. Pilihlah data yang sesuai dengan nilai yang dicari. Semua data dengan nilai yang dipilih akan ditampilkan.



C. Menyaring Data Lebih Besar atau Lebih Kecil dari Nilai Tertentu

Misalnya kita ingin menampilkan semua nilai ujian saringan masuk yang jumlahnya di atas 21. Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagai berikut.

1. Pilihlah sel yang memuat data yang akan disaring.

2. Dari menu Data, pilih Filter, kemudian klik AutoFilter.

3. Klik tanda panah pada kolom yang dijadikan dasar penyaringan, klik Custom. Kotak dialog Custom AutoFilter akan ditampilkan.

4. Pada kotak daftar pilihan yang pertama, klik tanda panah ke bawah dan pilih is greater than.

5. Pada kotak di sampingnya ketik nilai data yang akan menjadi batas penyaringan.

6. Klik tombol OK.

Pilihan penyaringan tersebut akan menampilkan semua data dengan nilai lebih besar dari 21. Apabila kita ingin ingin menampilkan data yang bernilai lebih besar atau sam dengan 21, pilihan yang harus dibuat adalah is greater than or equal to. Sebaliknya, apabila kita ingin menyaring data dengan nilai yang lebih kecil dari nilai tertentu, pilihan yang harus dibuat adalah is less than. Apabila kita ingin menyaring data dengan nilai lebih kecil atau sama dengan nilai tertentu, pilihan yang harus dibuat adalah is less than or equal to.


D. Menyaring Data di antara Dua Angka Tertentu

Jika kita ingin menampilkan data jumlah nilai ujian saringan masuk dengan nilai yang lebih besar dari 20 dan lebih kecil atau sama dengan 25. Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagai berikut.

1. Pilihlah sel yang memuat data yang akan disaring.

2. Dari menu Data, pilihlah Filter, kemudian klik AutoFilter.

3. Klik tanda panah pada kolom yang dijadikan dasar penyaringan, pilih Custom. Kotak dialog Custom AutoFilter akan ditampilkan.

4. Pada kotak pilihan, pilihlah is greater than dan kemudian masukkan batas bawah nilai penyaringan (pada kasus ini 20).

5. Pada pilihan And dan Or, pilihlah And.

6. Pada kotak pilihan kedua, pilihlah is less than or equal to, dan kemudian masukkan batas atas nilai penyaringan (pada kasus ini 25).

7. Klik tombol OK.


E. Menyaring Data Teks

Jika kita ingin menampilkan nama-nama calon siswa yang dimulai dengan huruf H atau K. Kita dapat melakukan penyaringan dengan menggunakan karakter tersebut sebagai batasan penyaringan.

* Ada beberapa pilihan batasan penyaringan yang dapat digunakan untuk melakukan penyaringan data yang berbentuk teks, antara lain.

· begins with: menampilkan data yang dimulai dengan karakter yang sama dengan karakter yang ditemukan.

· does not begin with: menampilkan dat yang dimulai dengan karakter yang tidak sama dengan karakter yang ditentukan.

· ends with: menampilkan data yang mempunyai karakter terakhir yang sama dengan karakter yang ditentukan.

· contains: menampilkan data yang mempunyai karakter yang sama dengan karakter yang ditentukan.

Langkah-langkah untuk menyaring data berbentuk teks adalah sebagai berikut.

1. Pilihlah sel yang memuat data yang akan disaring.

2. Dari menu Data, pilihlah Filter, kemudian klik AutoFilter.

3. Klik tanda panah di kolom yang menjadi dasar penyaringan, pilihlah Custom.

4. Pada kotak pilihan pertama, pilihlah begins with, masukkan karakter yang menjadi batasan penyaringan (karakter H).

5. Pada pilihan And dan Or, pilihlah Or.

6. Pada kotak pilihan kedua, pilihlah begins with, masukkan karakter yang menjadi batasan penyaringan (karakter R).

7. Klik tombol OK.

Penyaringan di atas akan menampilkan semua data yang dimulai dengan huruf H atau R.
More aboutMengurutkan Data di Microsoft Excel

Cara Membuat Mail Merge

Posted by Admin on Sunday, May 8, 2011

Cara Membuat Mail Merge / PENGGABUNGAN DATA/BERKAS PROGRAM PENGOLAH KATA DAN PENGOLAH ANGKA

A. Memasukkan/Menyisipkan dan Mengedit Berkas Pengolah Angka ke dalam Pengolah Kata
Cara memasukkan berkas dari Ms. Excel ke Ms. Word:
1. Tentukan posisi berkas yang akan kita tempatkan. Klik Insert > Object > Create from file.
2. Isi kotak isian File Name/mengeklik tombol Browse.
3. Klik Ok. Untuk mengedit data dari Ms. Excel, klik dua kali berkas tersebut.
Sebaliknya, prosedurnya hampir sama. Untuk mengedit berkas dari Ms.Word, klik dua kali berkas tersebut.
Cara membuat tabel perhitungan di Ms. Word dengan Ms. Excel :
1. Klik Insert > Object
2. Klik Create New. Pilih Ms. Excel Worksheet > Ok.
3. Klik di luar jendela Ms. Excel sehingga kita memperoleh tabel di dokumen Ms.Word.
Sebaliknya:
1. Klik Insert > Object > Create New > Ms. Word Document.
2. Klik Ok. Jika layar Ms. Word di jendela dokumen Ms. Excel terlihat, ketik teks yang diinginkan dan klik di luar jendela Ms. Word jika telah selesai. Teks akan masuk sebagai kotak teks dan dapat memindah-mindah letak kotak teks.

B. Menyajikan Grafik Pengolah Angka ke dalam Berkas Pengolah Kata
Langkah-langkah melakukannya:
1. Klik Insert > Chart > pilih grafik yang diinginkan.
2. Jika prosedur pembuatan grafik sudah benar, maka tampilan grafik akan tampak.
3. Setelah pembuatan grafik selesai, klik grafik tersebut hingga muncul titik-titik di sekitar gambar. Klik Edit > Copy/klik kanan pilih Copy/klik toolbar Copy.
4. Buka berkas yang akan disisipi grafik pada Ms. Word dan tempatkan posisi grafik.
5. Klik Edit > Paste/klik toolbar Paste/Edit > Paste Special.
6. Klik Paste Link dan klik Ms. Office Excel Chart Object > Ok.

C. Menyimpan Berkas atau Dokumen
Cara menyimpan dokumen secara langsung:
1. Klik File > Save.
2. Tentukan nama drive/folder yang diinginkan. Ketik nama file di kotak File Name. Klik Save.
3. Jika kita ingin menyimpan dokumen yang sama dengan nama lain, klik File > Save As. Klik Save.
D. Menyetak Berkas Atau Dokumen
Cara mencetak berkas:
1. Klik File > Print/klik toolbar Print.
2. Isi nama printer pada kotak Name
3. Pada Page Range, klik All untuk mencetak semua lembar dokumen, klik Current Page untuk mencetak lembar dokumen yang sedang dibuka, klik Pages untuk mencetak halaman tertentu dari dokumen.
4. Klik Ok untuk mulai mencetak.
Kita dapat melihat tampilan hasil cetakan dengan cara mengeklik File> Print Preview /toolbar Print Preview.
More aboutCara Membuat Mail Merge

MEMULAI KERJA DENGAN EXCEL

Posted by Admin

MEMULAI KERJA DENGAN EXCEL


1 Membuat Buku Kerja Baru

Secara otomatis, Exel akan membuka sebuah buku kerja (workbook) baru dan buku baru tersbeut terdiri dari beberapa buah (workbook).

Buku kerja dapat dibuat dengan cara menjalankan perintah New. Langkah-langkah untuk menjalankan perintah New adalah sebagai berikut :

1. Dari meni File, klik New. Task pane New Workbook akan ditampilkan dibagian kanan jendela Excel.

2. Klik Blank Workbook. Sebuah buku kerja baru yang terdiri dari beberapa lembaran kerja akan ditambahkan di jendela Exel.

Selain dengan menggunakan perintah New di menu File, dapat juga dibuat dengan mengklik tombol New di toolbar Standard.



2 Memasukkan Data di Sel Lembaran Kerja

Memasukkan data di sel lembaran kerja dilakukan dengan mengaktifkan sel di lembaran kerja yang bersangkutan, mengetik data yang akan dimasukkan diakhiri dengan menekan tombol Tab.

Memasukkan data berupa angka dilakukan dengan mengetik angka dari bilangan tersebut. Sehari-hari kita melihat bahwa angka-angka ditulis dengan memberikan tanda titik sebagai pemisah ribuan, jutaan, dan seterusnya.

Namun, dalam memasukkan data angka di lembaran kerja Exel, kita tidak diperkenankan memasukkan angka dengan memberikan tanda titik sebagai pemisah ribuan.

Untuk mendapatkan tampilan angka dengan tanda pemisah ribuan, kita dapat memfotmat data yang sudah dimasukkan.

Bila angka yang kita masukkan mempunyai angka di belakang koma, kita dapat mengaturnya sehingga Exel akan menambahkan tanda koma secara otomatis. Misalkan saja, kita harus memasukkan data 2,135, maka kita cukup mengetik 2135.

Demikian juga sebaliknya, bila angka-angka mempunyai angka nol di bagian belakang, kita dapat mengaturnya, sehingga Excel akan menambahkan angka nol sejumlah tertentu secara otomatis. Misalkan saja, angka 21000000, kita cukup mengetik angka 21 Exel akan menambahkan 6 angka nol di belakang angka 21 secara otomatis.

Langkah-langkah untuk mengatur kedua hal tersbeut adalah sebagai berikut :

1. Dari menu Tools, klik Options. Kotak dialog Options akam ditampilkan

2. Klik tab Edit.

3. Berilah tanda cek pada kotak cek Fixed decimal

4. Lakukanlah salah satu berikut ini :

· Bila kita ingin menambah angka nol sebanyak n buah di belakang angka yang kita ketik, masukkanlah angka negatif n (-n). Misalnya, -6 untuk menambahkan 6 angka nol di belakang data yang dimasukkan. Angka 21 yang kita ketik akan diubah menjadi 21000000.

· Bila kita ingin menggeser angka desimal ke kiri sebanyak n buah angka, ketiklah angka n. Misalnya, 3 untuk menggeser 3 angka ke kiri tanda koma dari data yang dimasukkan. Angka 2135 yang kita masukkan akan diubah menjadi 2,135.

5. Klik tombol OK



Memasukkan Data Berupa Teks, Waktu dan Tanggal

Memasukkan data berupa tanggal dilakukan dengan menggunakan tanda garis miring (/) atau garis pemisah (-) untuk memisahkan tanggal, bulan dan tahun. Misalnya, 21/7/1981 atau 21-Jul-1981. Bila tidak sesuai dengan yang kita inginkan, format data tersebut dapat diatur.







Memasukkan Data yang Berurutan

Untuk memasukkan data yang berurut adalah sebagai berikut :

1. Pilih sel tempat data pertama akan dimasukkan

2. Ketik data pertama, kemudian pindah ke sel berikutnya

3. Ketik data kedua yang sesuai dengan urutan data dengan ketentuan seperti di bawah ini.

· Bila urutan data yang akan dimasukkan adalah 1, 2, 3, 4 dan seterusnya, ketiklah 1 dan 2 di dua sel pertama.

· Bila urutan data yang akan dimasukkan adalah 2, 4, 6, 8 dan seterusnya, ketik 2 dan 4 di dua sel pertama.

· Bila urutan data yang akan dimasukkan adalah 5, 8, 11, 14 dan seterusnya, ketiklah angka 5 dan 8 di dua sel pertama.

4. Blok kedua sel yang sudah diisi data tersebut.

5. Letakkan pointer di sudut kanan bawah sel kedua sampai tanda tambah (+) muncul di pointer.

6. Drag ke kanan atau ke bawah untuk urutan data yang semakib besar. Atau, drag ke kiri atau ke atas untuk urutan data yang semakin kecil.

7. Bila data terakhir sudah dimasukkan, lepaskan mouse.



Memasukkan Data Sekaligus

Masukkan data yang sama pada beberapa sel sekaligus adalah sebagai berikut:

1. Pilihlah sel-sel tempat data akan dimasukkan. Tekanlah tombol Ctr sambil memilih sel dengan mouse jika sel-sel yang dipilih tidak saling berdekatan.

2. Ketiklah data yang akan dimasukkan pada salah satu sel yang sudah dipilih.

3. Tekanlah Ctrl + Enter. Data yang dimasukkan akan mengisi semua sel yang sudah dipilih sekaligus.







3 Mengatur Perpindahan Sel Setelah Menekan Enter

Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagai berikut :

1. Dari menu Tools, klik Options. Kotak dialog Options akan ditampilkan

2. Klik tab Edit

3. Pada bagian Settings, berilh tanda cek di Move selection after Enter

4. Di kotak pilihan Direction, pilihlah arah perpindahan sel aktif yang kita inginkan.

5. Klik tombol OK.



4 Menyimpan Buku Kerja Baru

Langkah-langkah yang perlu kita lakukan untuk menyimpan sebuah buku kerja adalah sebagai berikut :

1. Dari menu File, klik perintah Save. Kotak dialog Save As akan ditampilkan. Perintah Save juga dapat dijalankan dengan menekan tombol Save juga dapat dijalankan dengan menekan tombol Save di toolbar atau dengan menekan tombol Ctrl + S di Keybord.

2. Pada kotak pilihan Save in, pilihlah folder tempat menyimpan file buku kerja yang akan disimpan. Bila kita tidak menentukan tempat penyimpanan, file tersebut akan disimpan secara default di folder My Documents.

3. Pada kotak File name, hapuslah teks Book 1 dan ganti dengan nama File yang diinginkan. Misalnya, Data Praktikum Fisika.

4. Klik tombol Save. Kotak dialog Save As akan ditutup dan buku kerja kita akan disimpan dengan nama file Data Praktikum Fisika.xls.



5 Menyimpan Buku Kerja yang Sudah Pernah Disimpan

Untuk menyimpan buku kerja yang sudah pernah disimpan, kita dapat melakukannya dengan tiga cara : (1) mengeklik perintah Save yang terdapat di menu File (2) mengklik tombol Save di toolbar, atau (3) menekan tombol Ctrl + S di keybord. Ketiga cara ini akan memberikan hasil yang sama.



6 Menyimpan Buku Kerja dengan Nama File Baru

Langkah-langkah untuk menyimpan file buku kerja dengan nama yang berbeda adalah sebagai berikut :

1. Dari menu File, klik perintah Save As. Kotak dialog Save As akan ditampilkan.

2. Pada kotak pilihan Save in, pilihlah folder tempat menyimpan file buku kerja yang baru. Bila kita tidak menentukan folder penyimpanan, file tersebut akan disimpan di folder yang sama dengan tempat penyimpanan file yang lama.

3. Pada kotak File name, hapuslah nama file lama dan ketiklah nama file yang baru. Misalnya, Data Pengamatan Lapangan.

4. Klik tombol Save. Kotak dialog Save As akan ditutup dan buku kerja tersebut akan disimpan dengan nama file yang baru, yaitu Data Pengamatan Lapangan.xls.



7 Mengatur Penyimpanan Otomatis (Save AutoRecover)

Langkah-langkah untuk mengaktifkan Save AutoRecover adalah sebagai berikut :

1. Dari menu Tools, klik Options. Kotak dialog Options akan ditampilkan

2. Klik tab Save

3. Pada bagian Settings, berilah tanda cek di Save AUtoRecover info every.

4. Masukkan waktu yang diinginkan, misalnya 5 menit.
5. Klik tombol OK.
More aboutMEMULAI KERJA DENGAN EXCEL

PENGOLAHAN DATABASE

Posted by Admin

PENGOLAHAN DATABASE



A. Membuat berkas/dokumen dalam Database



Dokumen atau berkas yang berisi data-data yang disusun berdasarkan baris dan kolom dalam suatu range merupakan suatu database dalam lembar kerja Microsoft Excel. Contohnya, data-data siswa suatu sekolah yang terdiri atas nama, alamat, tanggal lahir, kota, dan sebagainya merupakan suatu database siswa dari sekolah yang bersangkutan.



Database ini mempunyai lima buah nama field (kolom) sebagai baris judulnya, yaitu NIS, NAMA, SISWA, KELAS, ALAMAT, dan KOTA. Data-data lengkap siswa ditempatkan pada setiap baris dibawah judul field. Setiap satu baris data disebut satu record jadi database terdiri dari 20 record data.



Untuk membuat database dapat dilakukan dengan prosedur berikut:



a) Ketiklah data siswa dengan lima buah nama field seperti diatas yaitu NIS, NAMA SISWA, KELAS, ALAMAT, dan KOTA. Kemudian sorotlah range yang mencakup nama seluruh nama field tadi sebagai baris judul.

b) Klik menu Data>Form. Kotak dialog tersebut akan menginfirmasikan kepada kita bahwa satu baris paling atas dari range yang kita sorot akan digunakan sebagai baris judul.

c) Kliklah OK.

d) Ketiklah data siswayang kita inginkan pada kotak isian tersebut, jika ingin menambah data siswa lainnya, kliklah tombol perintah New. Namun, jika kita ingin mengakhiri formulir pegisian data tersebut, kliklah Close.



B. Mengurutkan data table secara ascending atau descending.



Kita dapat mengurutkan data dalam suatu database baik secara ascending (urut naik) ataupun descending (urut turun). Prosedur yang perlu kita ikuti untuk mengurutkan data tersebut adalah sebagai berikut.



a) Sorotlah range database yang ingin kita urutkan. Range yang disorot itu mencangkup seluruh nama field beserta data-data yang ada dibawahnya.

b) Kliklah menu Data>Sort.

c) Pada bagian My list has, kliklah tombol Header row jika kita menyorot range yang mencakup baris judulnya, dan No header row jika kita tidak menyertakan baris judul pada range data yang disorot.

d) Pada bagian Sort by, kliklah kunci pengurutan yang kita inginkan, missal kita ingin mengurutkan data siswa berdasarkan NIS (Nomor Induk Siswa), maka kliklah NIS pada daftar Pilihan Sort by. Kemudian lanjutkan pada pengurutan ke dua dengan mengeklik tombol daftar pilihan Then by. Pilihlah tanda Ascending jika kita ingin mengurutkan data dari angka yang terkecil ke angka yang terbesar (dari huruf A ke Z), atau Descending jika kita ingin mengurutkan data dari yang besar ke yang kecil.

e) Kliklah OK jika telah selesai.



Selain dengan cara diatas, kita juga dapat mengurutkan data dengan menggunakan tombol toolbar Sort Ascending atau Sort Descending. Namun yang bisa diurutkan dengan menggunakan fasilitan toolbar ini hanya pada kolom terkiri dari range data.



C. Membuat Database Sederhana dengan Fasilitas Filter.



Kita dapat menyiapkan database dengan menggunakan fasilitas filter atau penyaringan. Pembuatan database dengan menggunakan filter ini ditujukan untuk melakukan pencairan informasi dari suatu database yang kita buat. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas AutoFilter. Untuk menyiapkan database tersebut, ikutilah prosedur berikut.



a) Bukalah kembali File. Sorotlah seluruh nama field (judul kolom) yang terdapat pada baris judul database.

b) Kliklah menu Data> Filter> AutoFilter. Melalui perintah ini maka fasilitas AutuFilter secara otomatis akan aktif, dan tombol daftar pilihan (drop-down) akan muncul di setiap judul kolom (nama field) pada baris judul dari database.

c) Untuk menyaring database setelah AutoFilter di atas, cukup dilakukan dengan cara mengeklik tombol (tanda panah ke bawah) daftar pilihan pada judul kolom (nama field) yang kita inginkan. Kemudian klik kriteria penyaringan yang kita pilih.

d) Kita juga dapat menampilkan data siswa dengan menggunakan dua atau lebih kriteria.



Selain itu, kita juga dapat menyaring database dengan menggunakan kriteria khusus yang bisa kita tentukan sendiri. Caranya dengan menggunakan Custom AutoFilter, prosedurnya adalah sebagai berikut.



a) Jika kita ingin menampilkan seluruh data siswa, maka pilih dan kliklah Custom pada tombol daftar. Kotak dialog Custom AutoFilter akan tampil.

b) Pada bagian Show rows pilih dan kliklah “is greather than” klik OK.

c) Untuk menampilkan kembali seluruh data dalam database tadi dapat dilakukan dengan mengeklik (All) pada tombol daftar pilihan yang sudah kita gunakan. Selain itu dapat juga menggunakan menu Data>Filter>Show All.

d) Untuk mengakhiri penggunaan fasilitas penyaringan database, pilih dan klik menu Data>Filter>AutoFilter.



D. Pengolahan Data Numerik dan Alphanumerik dalam Suatu Penyajian informasi.



Dalam program pengolah kata seperti Microsoft Excel, kita dapat mengolah data-data

Numeric maupun alphanumerik menjadi suatu sajian informasi data yang diperlukan orang lain. Sajian informasi tersebut dapat berupa pengumuman, daftar harga barang di suatu supermarket, laporan keuangan suatu perusahaan, dan sebagainya.
Kita dapat membuat pengumuman biaya kursus dari suatu lembaga kursus berikut ini. Prosedur pembuatanya hamper sama dengan pembuatan data-data dalam pengolah angka yang sudah kita pelajari sebelumnya.
More aboutPENGOLAHAN DATABASE

Membuat Berkas Baru Dengan Program Pengolah Angka

Posted by Admin

A. Membuat Berkas Baru Dengan Program Pengolah Angka

* Mengaktifkan Program

* Klik menu start

* Klik Menu All Program kemudian cari program Ms. Excel. Setelah jendela

kerja Ms. Excel terbuka akan menampilkan sebuah buku kerja (workbook) baru

yang kosong. Workbook ini terdiri atas 3 lembar kerja (sheet). Sheet ini bisa

ditambah dengan mengetik menu insert-worksheet.

B. Bagian Work Sheet Microsoft Excel

* Work Sheet Microsoft Excel terdiri dari berikut ini.

1. Workbook/buku kerja yaitu file /dokumen yang terdiri dari lembaran-lembaran

(sheet). Setiap workbook bias terdiri dari 1 s/d 255 sheet.

2. Sheet terdiri dari 256 kolom & 65536 baris.

3. Column, lebar kolom dapat diatur sesuai kebutuhan (max : 255)

4. Row 1 s/d 65536, tinggi baris dapat diatur sesuai kebutuhan (max :409)

5. Cell merupakan pertemuan antara kolom dan baris.

6. Range yaitu sekumpulan cell

7. Sel aktif : sel yang ditunjuk oleh sel panter.

8. Alamat sel : ada 3 macam

- Relative/sel bebas. Contoh : A1, A1 :BS

- Semi absolute. Contoh : $A1,A$1

- Absolut. Contoh : $A$1, $A$1 : $B$5

* Elemen-elemen Dasar Jendela Kerja Ms. Excel

1. Baris judul (Title Bar), bagian ini berisi nama file dan nama program aplikasi

yang sedang kita aktifkan.

2. Menu Bar, bagian ini berisi barisan perintah berupa menu, contoh : file, Edit,

View dan lain-lain.

3. Toolbars, bagian ini berisi tombol-tombol yang digunakan untuk menjalankan

suatu perintah dengan cepat dan mudah.

4. Sizing Button, bagian ini berisi tobol-tombol yang digunakan untuk mengukur

ukuran jendela kerja MS.Excel.

5. Task Pane, bagian ini merupakan bagian yang akan membantu kita pada saat

mengedit lembar kerja.

6. Vertical Scrool Bar, digunakan untuk menggeser layer ke atas/ke bawah.

7. Horizontal Scrool Bar digunakan untuk menggeser layar ke kanan / ke kiri

8. Formula Bar, bagian ini akan menampilkan informasi mengenai isi sel yang

sedang aktif di lembar kerja.



C. Membuka Workbook atau Worksheet Baru



Untuk membuka workbook atau worksheet dapat dilakukan dengan pilih File, New, atau klik icon New pada toolbar atau tekan tombol Ctrl+N. Pada monitorakan muncul kertas kerja baruyang siap diisi.



D. Mengisi Sel dengan Data pada Worksheet



* Mengisi sel / memasukkan input data kedalam suatu sel dalam lembar kerja dapat

dilakukan dengan cara :

* Tunjuk/klik sel yang akan dimasuki data

* Ketik datanya

* Tekan tombol Enter atau tombol anak panah pada keyboard

* Lakukan sampai input data selesai



* Ada beberapa hal yg perlu diperhatikan ketika memasukkan data pada suatu input,

yaitu :

* Bila mengetik data ada yang salah, hapuslah dengan menekan tombol BackSpace pada keyboard.

* Untuk mengakhiri pemasukan data dapat juga menggunakan tombol anak panah, tombol tab, atau tombol Page Up dan Page Down pada keyboard.

* Bila data gagal dimasukkan, tekan tombol Esc.

* Bila dalam keadaan default, setiap pengetikan teks secara otomatis akan tersimpan rapat dikiri, dan setiap pengetikan angka secara otomatis akan tersimpan disebelah kanan.

* Untuk memperbaiki data yang salah, caranya menekan tombol F2 pd keyboard.



E. Mengatur Halaman dan Mencetak Worksheet



1. Mengatur halaman

Untuk mengatur halaman dapat dilakukan melalui fasilitas Page Setup yg terdpt

dalam menu File.

* Fasilitas Pge Setup terdiri dari :

a. Page : Orientation, Scaling, Paper Size, Print Quality, Firstpage number.

b. Margin : Left, Right, Top, Bottom, Header, Footer, Center on page.

c. Header : Custom Header / Footer.

d. Sheet : Print area, Print titles, Print, dan Page order.

2. Mencetak Worksheet

Untuk mencetak halaman dapat dilakukan melalui fasilitas Print Preview atau

fasilitas Print yang terdapat di menu File. Selain itu, mencetak halaman

Worksheet juga dapat dilakukan melalui fasilitas Page Setup yang terdapat di

menu File juga.



F. Menyimpan Dokumen



Untuk melakukan penyimpanan dokumen yang perlu diperhatikan adalah pada posisi man dokumen tersebut akan disimpan. Secara umum proses penyimpanan yang dapat dilakukan adalah dengan cara mengarahkan cursor pada baris menu, kemudian klik File dengan pilihan save atau Save As.

Save digunakan untuk data yang sudah pernah dibuat, sedangkan Save As digunakan pada data yang baru dibuat. Pilihan Save digunakan untuk menyimpan dokumendengan nama file dan alamat drive dan folder yang sama. Sedangkan pilihan Save As digunakan untuk menyimpan dokumen dengan nama file yang berbeda, atau menyimpan dengan nama file yang sama difolder yang berbeda.



1. Menyimpan Dokumen pada Drive dan Folder yang Berbeda

* Langkah-langkah menyimpan dokumen dapat dilakukan :

a. Dalam menu File, klik Save As

b. Dalam kotak daftar Save In, klik drive dimana dokumen ingin disimpan

c. Dalam kotak besar dibawah Save In, klik dua kali folder dimana dokumen

ingin disimpan.

d. Dalam kotak teks File Name, ketik nama untuk dokumen yg ingin disimpan

e. Klik tombol Save, Excel akan membubuhkan nama untuk dokumen tersebut

dan menyimpannya.



2. Menyimpan Dokumen dalam Folder favorites

* Langkah-langkah menyimpan dokumen dapat dilakukan :

a. Dari menu File, klik Save As.

b. Klik icon Look in Favorites.

c. Dalam kotak teks file Name, ketik nama untuk dokumen yg ingin disimpan.

d. Klik tombol Save. Excel akan membubuhkan nama untuk dokumen tersebut dan menyimpannya.



3. Menyimpan Dokumen dalamFolder yang Baru

* Langkah-langkah menyimpan dokumen dapat dilakukan :

a. Dari menu File, klik Save As.

b. Dalam kotak daftar Save In, klik drive dimana dokumen ingin disimpan

c. Klik icon Create New Folder.

d. Dalam kotak text name, ketik nama untuk folder yang baru.

e. Klik OK.

f. Dalam kotak besar dibawah Save In, klik dua kali folder dimana dokumen

ingin disimpan.

g. Dalam kotak text File Name, ketik nama dokumen yang akan disimpan.

h. Klik tombol Save. Excel akan membubuhkan nama untuk dokumen tersebut dan menyimpannya.





G. Mengakhiri Proses dengan Microsoft Excel



Jika ingin keluar dari program Microsoft Excel yakinilah bahwa data sudah tersimpan dengan baik. Jika belum, kliklah sebagaimana cara menyimpan data, meskipun setelah melakukan perintah File-Close, bila pekerjaan belum tersimpan, maka akan ada peringatan untuk menyimpannya. Pilih menu File, Exit secara otomatiskomputer akan menuju pada system Windows kembali.





H. Mematikan komputer



Untuk mematikan computer dapat dilakukan :

Klik Star, pilih Shut Down, sedangkan untuk pengguna Windows XP, Klik Star, pilih menu Turn Off Computer. Pada layer akan tampilsejumlah pilihan antar Shut Down, Restart, dan pilihlah Shut Down (OK). Setelah itu pada layer akan muncul to turn of this computer.
More aboutMembuat Berkas Baru Dengan Program Pengolah Angka

Memulai Microsof Power Point

Posted by Admin on Friday, May 6, 2011

Memulai Microsof Power Point

A. Mengaktifkan Aplikasi Microsoft Power Point Xp
• Langkah-langkah mengaktifkan :
- Klik start
- Pilih All Programs
- Klik Microsoft Power Point
• Membuat Karya dengan Microsoft Power Point
a. Penyusunan Bahan Presentasi dengan Melibatkan Data dari Dokumen Lain.
Rencana-rencana yang dipikirkan mengenai penyusunan bahan meliputi :
1. Tujuan dari presentasi
2. Isi presentasi/bahan presentasi
3. Audiens dari presentasi yang ditampilkan
Dokumen yang dapat digabungkan dalam presentasi Power Point meliputi : Microsoft Word, Microsoft Exel, dll. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
• Aktifkan file presentasi
• Pilih slide dokumen yang akan digabung
• Klik menu Insert
• Klik object
• Klik radio button create from file
• Klik browse
• Pada jendela browse, tentukan direktori tempat file, kemudian pilih file pada kotak display
• Ok
b. Pencetakan slide sebagai Handout
Langkah-langkah mencetak slide dalam bentuk handout :
• Siapkan printer
• Aktifkan file presentasi yang akan dicetak
• Klik menu
• Klik print
• Kemudian tentukan pilihan pada kotak dialog print, pilihan-pilihan sebagai berikut :
- Printer
Name : untuk jenis printer yang digunakan
- Print range
All : untuk mencetak semua slide
Current Slide : untuk mencetak slide yang sedang aktif
Custom Show : untuk mencetak slide pada custom shows
Slides : untuk mencetak slide tertentu
- Print What
Handouts : untuk mencetak dalam bentuk handouts
Slides : untuk mencetak dalam bentuk slide
Notes Pages : untuk mencetak dalam bentuk note
Outline View : untuk mencetak dalam bentuk outline
- Handouts
Slides per page : jumlah slide dalam halaman handout
Order (Horizontal/vertical): urutan slide pada halaman handout
Number of copies : jumlah salinan yang akan dicetak
• Klik Preview, untuk menampilkan dilayar monitor
• Ok

c. Melakukan packing dan publishing
1. Melakukan packing
Langkah-langkahnya :
• Klik menu file
• Klik pack and Go Wizard
• Klik next
• Pilih active presentation, atau klik other presentation
• Klik next
• Klik radio button A:\Drive, F:\drive, choose destination
• Klik next
• Klik tanda checklist
• Klik next
• Pada radio button, telah terpilih Don’t include the viewer, berarti tidak ikut memasukkan aplikasi power point viewer. Pilih viewer for Microsoft Windows untuk mengikut sertakan
• Klik next
• Klik finish

2. Membuka file packing
Langkah-langlah :
• Aktifkan window explorer
• Buka direktori
• Klik file dengan setup
• Klik menu file
• Klik open
• Tentukan direktori dimana hasil ekstraksi akan disimpan
• Ok
3. Menyimpan Power Point Show
Langkah-langkah menyimpan menjadi file presentasi Power Point Show (PPS) :
• Klik menu file
• Klik Save as
• Tentukan direktori folder penyimpanan
• Klik name file pada kotak file name
• Pilih power point show pada kotak Save as type
• Klik save
4. Mempublikasikan Power Point
Langkah-langkahnya :
• Klik menu file
• Klik save as web page
• Klik change title
• Tentukan direktori
• Klik name file
• Klik publish as web page
• Tentukan : Pulish what ? (slide yang akan dipublikasikan) complete semua untuk semua slide/slide number untuk slide tertentu yang dinginkan
• Klik Web Options
• Klik tab general hilangkan tanda checklist Add slide navigation controls
• Ok
• Klik publish


• Membuat Animasi sederhana dengan Microsoft Power Point
A. Pengaturan Efek dan Transisi
1. Pengaturan Efek Animasi
Langkah-langkah :
• Aktifkan presentasi yang akan dibuat efek animasi
• Klik slide yang diinginkan
• Klik menu slide show
• Klik animation schemes
• Klik efek animasi pada kotak Apply to selected slides
• Klik Apply to All slides
• Klik play
• Klik slide shows
2. Penghapusan Efek Animasi
Langkah-langkahnya :
• Aktifkan presentasi yang akan dihapus efek animasinya
• Klik slide yang diinginkan
• Klik menu slide show
• Klik animation schemes
• Klik No Amimation pada kotak Apply to selected slides
3. Pengaturan Efek Animasi dan Custom Animation
Langkah-langkah :
• Aktifkan presentasi yang akan dibuat efek animasi
• Klik slide yang diinginkan
• Klik menu slide show
• Klik custom animation
• Klik placeholder
• Klik Add Effect
• Pilih Grup Efek Animasi
• Klik efek yang diinginkan
• Klik Dropdown start
• Klik dropdown direstion
• Klik dropdown speed, pilihannya sebagai berikut :
- Slow : teks dengan efek animasi lambat
- Medium : teks dengan efek animasi sedang
- Fast : teks dengan efek animasi cepat
- Verifast : tek dengan efek animasi sangat cepat
• Klik play
4. Penghapusan Efek Animasi dengan Custom Animation
Langkah-langkah :
• Aktifkan file presentasi yang akan dihapus efek animasinya
• Klik slide yang diinginkan
• Klik menu slide show
• Klik custom Animation
• Klik pada kotak bernomor didepan placeholder teks/objek yang akan dihilangkan animasinya
• Klik remove
5. Pengaturan Transisi Slide
Langkah-langkah :
• Aktifkan presentasi yang ingin ditambah efek transisi
• Klik slide yang diinginkan
• Klik slide show
• Klik slide transition
• Klik efek transisi pada kotak Apply to selected slides
• Pada kotak Modify, tentukan pilihan yang diinginkan
• Pada kotak Advance slide, tentukan pilihan yang diinginkan
• Klik Aplly to All Slides
• Klik play
6. Penentuan Durasi Presentasi
Langkah-langkah :
• Aktifkan file presentasi yang dibuat durasi tampikan
• Klik ikon slide sorter view
• Klik menu file slide show
• Klik Rehearse Timings
• Tentukan pada kotak Rehearsal, pilihan yang diinginkan
• Yes
More aboutMemulai Microsof Power Point

Menampilkan Data dengan Grafik di Microsoft Excel

Posted by Admin

Menampilkan Data dengan Grafik
Grafik menyajikan data secara visual sehingga lebih menarik minat dan memudahkan kita melihat perbandingan, bentuk dan kecenderungan dari data-data yang ada. Melihat perkembangan dan kecenderungan data-data dalam bentuk grafik jauh lebih mudah dibandingkan melihat perkembangan dan perbandingan dari dat-data yang berbentuk angka-angka.

Berbagai Tipe Grafik
Microsoft Exel mempunyai berbagai macam tipe grafik yang dapat kita pilih sesuai kebutuhan kita. Berikut ini adalah beberapa tipe grafik dan pengaturan posisi data yang dapat kita gunakan.
• Grafik tipe kolom
Grafik tipe kolom digunakan untuk menampilkan perbandingan data berdasarkan kategori.
• Grafik tipe garis
Grafik tipe garis digunakan untuk menampilkan kecenderungan data dari waktu ke waktu. Grafik tipe garis dapat menggunakan banyak aseri data. Jika kita menggunakan grafik tipe garis, maka kita harus menyusun, sama seperti susunan data untuk grafik tipe kolom.
• Grafik tipe pie
Grafik tipe pie digunakan untuk menampilkan besar kontribusi sebuah nilai data terhadap nilai total. Grafik tipe pie hanya dapat menggunakan satu seri data sehingga kita hanya dapat menggunakan satu kolom atau satu baris data.

Bagian-bagian Grafik
Secara umum, sebuah grafik terdiri dari bagian-bagian yang terdapat di bawah ini :
• Judul grafik
• Area grafik
• Area plot
• Garis grid
• Sumbu nilai (sumbu Y)
• Sumbu kategori (sumbu X)
• Judul sumbu nilai
• Judul sumbu kategori
• Seri data
• Label data
• Legend
• Nilai (X)
• Nilai (Y)

Membuat Grafik
1. Memilih Data Grafik
Memilih data yang digunakan untuk membuat grafik merupakan langkah pertama dalam membuat grafik.
2. Memilih Tipe Grafik
Chart Wizard menyediakan berbagai tipe dan subtipe grafik yang dapat kita pilih. Di bagian depan bab ini, telah dijelaskan tipe grafik dan tujuan dari grafik tersebut.
1) Pada kotak dialog Chard Wizard, pilihlah tipe dan subtipe grafik kita. Karena kita ingin melihat perbandingan penjuakan toko A dan B, dan kecenderungan penjualan kedua toko tersbeut selama satu tahun, maka kita memilih tipe garis (Line) dan subtipe yang keempat.
2) Klik tombol Next. Kotak dioalog Chart Wizard akan menampilkan langkah selanjutnya.
3. Memilih Sumber Data
Kotak dialog yang muncul, di bagian Data Range kita dapat melihat tampilan grafik dan selang data yang sudah kita pilih. Karena kita sudah memilih data yang digunakan, kita dapat langsung menekan tombol next.
Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagai berikut :
1. Kliklah tab series. Tab series akan ditampilkan
2. Klik tombol Add. Sebuah seri data yang baru dengan nama series I akan ditambahkan.
3. Pada kotak isian Name, ketik nama seri data Toko A. Seri data Series 1 akan berubah nama menjadi Toko A.
4. Klik tombol di sebelah kanan kotak isian Values.
5. Kosongkan kotak isian tersebut. Kemudian blok data yang menjadi sumber data (sel B2 sampai sel B13)
6. Klik tombol di sebelah kanan kotak isian tersebut. Kotak dialog Chart Wizard akan kembali ditampilkan.
7. Klik tombol di sebelah kanan kotak isian Category (X) axis labels
8. \Blok data untuk sumbu X, dalam hal ini sel A2 sampai A13. Kemudian klik tombol di kotak isian selang data tersebut.
9. Selanjutnya adalah menambahkan seri data yang kedua. Klik tombol Add untuk menambahkan seri data untuk toko B.
10. Pada kotak isian Name, ketik Toko B.\
11. Klik tombol di sebelah kotak isian Values. Kosongkan kotak isian tersbeut.
12. Blok sumber data untuk toko B (sel C2 sampai C13). Klik tombol di sebelah kanan kotak isian tersebut.
13. Klik tombol Next. Kotak dialog Chart Wizard untuk langkah selanjutnya akan ditampilkan.
4. Memasukkan Judul Grafik dan Label Sumbu
Agar mudah dibaca, grafik yang dibuat harus mempunyai keterangan berupa judul grafik. Untuk memasukkan judul grafik dan label sumbu, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Pada kotak isian Chart title, ketiklah judul grafik. Pada kasus ini, Grafik Penjualan Toko A dan B tahun 2003”
2. Pada kotak isian Category (X) axis, ketik label untuk sumbu X. Pada kasus ini ketik “Bulan”
3. Pada kotak isian Category (Y) axis, ketik label untuk sumbu Y. Pada kasus ini ketik “Nilai Penjualan”
4. Klik tombol Next. Kotak dialog Chart Wizard untuk langkah selanjutnya akan ditampilkan.

5. Menentukan Lokasi Grafik
Pada kotak dialog selanjutnya kita diminta untuk menentukan lokasi di mana grafik yang sedang kita buat akan ditempatkan.
Pada kasus ini, kita akan menempatkan grafik di lembaran kerja yang sama dengan data yang digunakan, yaitu di lembaran kerja Data Penjualan.
6. Mengatur Letak Grafik
Kita dapat memindahkan letak grafik di lembaran kerja dari satu posisi ke posisi yang lain.
Memindahkan grafik di lembaran kerja dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini :
1. Letakkan mouse di atas grafik yang akan dipindahkan
2. Tekan dan tahan mouse
3. Geser grafik tersbeut ke tempat yang kita inginkan
4. Lepaskan mouse bila posisi yang diinginkan sudah dipenuhi
7. Mengatur Tampilan Grafik
Grafik yang ditampilkan sering kali kelihatan tidak rapi, misalnya saja judul yang terlalu besar atau daerah yang terlalu kecil sehingga grafik sulit dibaca.
Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengatur ukuran seluruh huruf yang terdapat di grafik, klik grafik tersebut, kemudian pilih ukuran di toolbar.
2. Untuk memperkecil huruf judul, klik judul tersebut, kemudian pilih ukuran huruf yang sesuai, misalnya 10.
3. Untuk mengatur ukuran huruf daftar seri, klik daftar seri tersebut, kemudian pilih ukuran huruf yang sesuai.

Langkah-langkah untuk memformat area grafik adalah sebagai berikut :
1. Klik kanan di area grafik. Pada menu yang muncul, klik Format Chart Area. Kotak dialog Format Chart Area akan ditampilkan.
2. Pada kotak di bagian Border, kita dapat menentukan bentuk warna dan ketebalan garis pembatas area grafik.
3. Beri tanda cek pada kotak cek Shadow untuk memberi efek bayangan pada batas area grafik
4. Beri tanda cek pada Round corners untuk memberi efek lingkungan pada sudut area grafik.
5. Pada bagian Area, kita dapat menentukan warna area grafik
6. Untuk memilih efek warna area grafik, klik tombol Fill Effects. Kotak dialog Fill Effects akan ditampilkan.
7. Kita dapat memilih efek warna area grafik berupa Gradient. Texture, Pattern dan Picture.
8. Pada pilihan Colors, pilihlah Two colors, kemudian pilih dua warna berbeda yang kita sukai.
9. Pada pilihan Shading styles, pilih Horizontal dan tentukan pilihan variants-nya
10. Klik tombol OK. Kembali ke Format Chart Area
11. Klik tombol OK. Area grafik akan ditampilkan sesuai dengan pilihan yang kita buat seperti yang ditunjukkan pada gambar 6.21.

Memformat Huruf Teks pada Area Grfaik
Kita dapat mengatur jenis dan ukuran huruf teks-teks yang terdapat di area grafik. Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagi berikut :
1. Klik kanan pada area grafik
2. Pada menu yang muncul, klik Format Chart Area. Kotak dialog Format Chart Area akan ditampilkan.

Mengedit Teks Judul Grafik
Kita dapat mengubah judul grafik yang sudah dibuat. Untuk melakukannya, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.
1. Klik judul grafik untuk memilihnya. Batas daerah judul grafik akan terlihat.
2. Klik judul grafik sekali lagi. Kursor akan ditempatkan pada teks judul tersbeut.
3. Lakukan pengeditan pada judul grafik tersebut
4. Jika pengeditan sudah selesai, klik di sembarang tempat di luar daerah judul grafik.

Memformat Judul Grafik
Bila kita ingin memformat teks judul grafik saja kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Klik judul grafik untuk memilihnya. Batas daerah judul grafik akan terlibat
2. Bila ingin menggeser posisi teks judul grafik, tunjuk dengan mouse di salah satu tepi batas teks judul grafik, tekan dan tahan mouse, geser ke tempat yang diinginkan, kemudian lepaskan.
3. Klik kanan pada judul grafik. Pada menu yang muncul, pilih Format Chart Title. Kotak dialog Format Chart Title akan ditampilkan.
4. Pada bagian Border, pilihlah warna untuk batas judul grafik, bentuk dan ketebalan garisnya.
5. Pada bagian Area, pilih warna dan kemudian klik tombol Fiil Effects. Kotak dialog Fill Effects akan ditampilkan.
6. Pilih efek warna di daerah judul grafik tersebut. Klik tombol OK untuk kembali ke kotak dialog Format Chart Title.
7. Untuk mengatur ukuran dan jenis huruf judul grafik, kliklah tab Font.
8. Pilih jenis dan ukuran huruf yang kita inginkan.
9. Jika diperlukan, kita dapat mengatur perataan teks judul dan orientasi kemiringan dengan cara mengklik tab Alignment
10. Klik tombol OK. Hasil dari memformat judul grafik dapat dilihat pada gambar 6.26.

Memformat Legend dan Label Sumbu
Untuk melakukannya, kita dapat mengklik legend atau label sumbu yang ingin diformat kemudian menampilkan kotak dialog Format Legend atau Format Axis Title. Untuk menampilkan kotak dialog tersbeut, kita dapat mengikuti langkah-langkah seperti pada saat memformat judul grafik.

Mengatur Skala Sumbu
Exel mengatur nilai pada sumbu grafik agar selalu dimulai dengan nol. Bila data yang kita miliki jauh lebih besar dari nol, maka kita dapat mengatur agar nilai pada sumbu grafik dimulai dari nilai tertentu. Untuk melakukan pengaturan tersbeut, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Klik kanan pada sumbu nilai. Pada menu yang muncul, klik Format Axis. Kotak dialog Format Axis akan ditampilkan
2. Klik tab Scale
3. Isikan nilai untuk Minimum, Maximum, Major unit, Minor unit dan Crosses at.
4. Klik tombol OK. Hasil pengaturan pada Gambar 6.25 tampat pada gambar 6.26.

Memformat Area Plot
Sama seperti bagian-bagian grafik yang lain, kita dapat memformat area plot agar kelihatan lebih menarik. Langkah-langkah untuk memformat area plot adalah sebagai berikut :
1. Klik area plot untuk memilihnya
2. Dari menu Format, klik Selected Plot Area. Kotak dialog Format Plot Area akan ditampilkan
3. Pada kotak dialog Format Plot Area, pilihlah format area plot yang sesuai.
4. Klik tomol OK.

Memberi Label Data
Agar grafik dapat menunjukkan secara jelas berapa nilai datanya, kita dapat menambahkan label data pada grafik. Langkah-langkah untuk melakukan \nya adalah sebagai berikut :
1. Klik seri data grafik untuk memilihnya
2. Dari menu Format, klik Selected Data Labels. Kotak dialog Format Data Series akan ditampilkan.
3. Klik tab Data Labels
4. Klik di kotak cek Value
5. Klik tombol OK. Label data pada seri data grafik yang dipilih akan ditambahkan
6. Klik seri data grafik yang lain untuk memilihnya
7. Lakukan hal yang sama untuk memberi label data
More aboutMenampilkan Data dengan Grafik di Microsoft Excel

KEJAHATAN KOMPUTER DAN INTERNET, ETIKA DAN MASYARAKAT

Posted by Admin on Thursday, April 28, 2011

1. Pengaruh komputer Pada Masyarakat
Aplikasi social dari komputern termasuk menggunakan komputer dalam memecahkan masalah sosial seperti masalah kejahatan.Dampak social ekonomidari komputer memberikan pengaruh dari masyarakat termasuk dari penggunakan komputer.Contoh komputerisasi proses produksi memiliki dampak negatif seperti berkurangnya lahan kerja bagi manusia. Hal ini disebabkan karena pekerjaan yang bias dilakukan oleh manusia sekarang dilakukan oleh komputer. Dampak positifnya yaitu konsumen diuntungkan dengan hasil produk yang berkualitas dan memiliki harga yang lebih murah.
• Aplikasi komputer didalm masyarakat
Komputer memiliki banyak dampak yang menguntungkan dalam masyarakat ketika digunakan untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan dan social. Aplikasi social yang dapat digunakan dalam komputer seperti diagnosa kedokteran, CAT, rencana program pemerintahan, kontrol kualitas dan pelaksanaan undang-undang. Komputer bias digunakan untuk mengontrol kejahatan melalui bermacam-macam pelaksanaan undang-undang atau hokum yang mengizinkan penegak hokum untuk mengidentifikasi dan bertindak cepatuntuk bukti dari kejahatan. Komputer juga digunakan untuk memantau tingkat polusi udara dan air.
• Pengaruh komputer pada pekerjaan dan hasil produksi
Pengaruh komputer pada pekerjaan dan halis produksi secara langsung dapat dilihat pada penggunaan komputer untuk otomatisasi aktif. Tidak ada keraguan bahwa penggunaan komputer telah menghasilkan pekerjaan baru dan menambah hasil produksi, dsementera itu dilain pihak mengurai kesempatan kerja yang menyebabkan banyaknya pengangguran. Para pekerja yang dibutuhkan biasnya harus memiliki keahlian analisis system, program komputer dan menjalankan komputer.
• Pengaruh pada persaingan
Komputer mengizinkan perusahaan besar untuk menjadi lebih efisien atau strategi memperoleh keuntungan dari pesaing. Hal ini bias memiliki beberapa dampakanti persaingan. Bisnis perusahaan kecil yang bias bertahan dikarenakan ketidak efisienan dari perusahaan besarapakah sekarang dikendalikan atau diserap oleh perusahaan besar.
• Pengaruh pada kualitas hidup
Komputer hanyalah sebagian yang bertanggung jawab sebagai standar hidup yang tinggi dan pertambahan waktu luang untuk waktu orang yang santai. Komputer dapat menjadi peningkatan dalam kualitas hidup karena mereka dapat meningkatkan kondisi kualitas pekerjaan dan kandungan aktivitas kerja.
• Pengaruh pada kebebasan
Informasi rahasia yang dimiliki seseorang didalam pusat data komputer pemerintah, dan bisnis pribadi perwakilan. Perusahaan dapat terjadi penyalah gunaan dan ketidak adilan lainnya. Akibat dari pelanggaran tyerhadap kebebasan.


Pekerjaan dan Produktivitas
Aplikasi Sosial Individu Pribadi Persaingan Kualitas Hidup Kriminal Dampak Komputer Pada Masyarakat











1. Kejahatan Komputer
Kejahatan terhadap computer dapat menimbulkan ancaman karena merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab terhadap sekelompok kecil pengguna computer dan seseorang dapat mengambil keuntungan di akibatkan tersebut.
• Kejahatan computer pada bidang hukum
Dalam sebuah pembukaan hukum mengatakan bahwa kejahatan kompuetr meliputi acces dari dokumen penting dalam komputer (Digunakan oleh pemerintah federal) atau pengoperasian.
• Contoh – contoh kejahatan komputer
1. Pencurian uang
2. Virus computer
3. Layanan pencurian
4. Pencurian data dalam program
5. Memperbanyak program
6. Mengubah data
7. Pengrusakan program
8. Pengrusakan data
9. Pelanggaran terhadap kebebasan
10. Pelanggaran trhadap undang – undang atau hukun internasional
• Sistem informasi dan kejahatan komputer
Kejahatan terhadap komputer dan penjahat komputer merupakan tantangan utama terhadap perkembangan sistem informasi. Perkembangan sistem, serta sistem akutansi haruslah benyak memggunakan cara pengontrolan dan merundingkan sebelum sistem tersebut dibangun dan merawat sistem keamanaannya.
More aboutKEJAHATAN KOMPUTER DAN INTERNET, ETIKA DAN MASYARAKAT