Friday, May 6, 2011

Menampilkan Data dengan Grafik
Grafik menyajikan data secara visual sehingga lebih menarik minat dan memudahkan kita melihat perbandingan, bentuk dan kecenderungan dari data-data yang ada. Melihat perkembangan dan kecenderungan data-data dalam bentuk grafik jauh lebih mudah dibandingkan melihat perkembangan dan perbandingan dari dat-data yang berbentuk angka-angka.

Berbagai Tipe Grafik
Microsoft Exel mempunyai berbagai macam tipe grafik yang dapat kita pilih sesuai kebutuhan kita. Berikut ini adalah beberapa tipe grafik dan pengaturan posisi data yang dapat kita gunakan.
• Grafik tipe kolom
Grafik tipe kolom digunakan untuk menampilkan perbandingan data berdasarkan kategori.
• Grafik tipe garis
Grafik tipe garis digunakan untuk menampilkan kecenderungan data dari waktu ke waktu. Grafik tipe garis dapat menggunakan banyak aseri data. Jika kita menggunakan grafik tipe garis, maka kita harus menyusun, sama seperti susunan data untuk grafik tipe kolom.
• Grafik tipe pie
Grafik tipe pie digunakan untuk menampilkan besar kontribusi sebuah nilai data terhadap nilai total. Grafik tipe pie hanya dapat menggunakan satu seri data sehingga kita hanya dapat menggunakan satu kolom atau satu baris data.

Bagian-bagian Grafik
Secara umum, sebuah grafik terdiri dari bagian-bagian yang terdapat di bawah ini :
• Judul grafik
• Area grafik
• Area plot
• Garis grid
• Sumbu nilai (sumbu Y)
• Sumbu kategori (sumbu X)
• Judul sumbu nilai
• Judul sumbu kategori
• Seri data
• Label data
• Legend
• Nilai (X)
• Nilai (Y)

Membuat Grafik
1. Memilih Data Grafik
Memilih data yang digunakan untuk membuat grafik merupakan langkah pertama dalam membuat grafik.
2. Memilih Tipe Grafik
Chart Wizard menyediakan berbagai tipe dan subtipe grafik yang dapat kita pilih. Di bagian depan bab ini, telah dijelaskan tipe grafik dan tujuan dari grafik tersebut.
1) Pada kotak dialog Chard Wizard, pilihlah tipe dan subtipe grafik kita. Karena kita ingin melihat perbandingan penjuakan toko A dan B, dan kecenderungan penjualan kedua toko tersbeut selama satu tahun, maka kita memilih tipe garis (Line) dan subtipe yang keempat.
2) Klik tombol Next. Kotak dioalog Chart Wizard akan menampilkan langkah selanjutnya.
3. Memilih Sumber Data
Kotak dialog yang muncul, di bagian Data Range kita dapat melihat tampilan grafik dan selang data yang sudah kita pilih. Karena kita sudah memilih data yang digunakan, kita dapat langsung menekan tombol next.
Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagai berikut :
1. Kliklah tab series. Tab series akan ditampilkan
2. Klik tombol Add. Sebuah seri data yang baru dengan nama series I akan ditambahkan.
3. Pada kotak isian Name, ketik nama seri data Toko A. Seri data Series 1 akan berubah nama menjadi Toko A.
4. Klik tombol di sebelah kanan kotak isian Values.
5. Kosongkan kotak isian tersebut. Kemudian blok data yang menjadi sumber data (sel B2 sampai sel B13)
6. Klik tombol di sebelah kanan kotak isian tersebut. Kotak dialog Chart Wizard akan kembali ditampilkan.
7. Klik tombol di sebelah kanan kotak isian Category (X) axis labels
8. \Blok data untuk sumbu X, dalam hal ini sel A2 sampai A13. Kemudian klik tombol di kotak isian selang data tersebut.
9. Selanjutnya adalah menambahkan seri data yang kedua. Klik tombol Add untuk menambahkan seri data untuk toko B.
10. Pada kotak isian Name, ketik Toko B.\
11. Klik tombol di sebelah kotak isian Values. Kosongkan kotak isian tersbeut.
12. Blok sumber data untuk toko B (sel C2 sampai C13). Klik tombol di sebelah kanan kotak isian tersebut.
13. Klik tombol Next. Kotak dialog Chart Wizard untuk langkah selanjutnya akan ditampilkan.
4. Memasukkan Judul Grafik dan Label Sumbu
Agar mudah dibaca, grafik yang dibuat harus mempunyai keterangan berupa judul grafik. Untuk memasukkan judul grafik dan label sumbu, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Pada kotak isian Chart title, ketiklah judul grafik. Pada kasus ini, Grafik Penjualan Toko A dan B tahun 2003”
2. Pada kotak isian Category (X) axis, ketik label untuk sumbu X. Pada kasus ini ketik “Bulan”
3. Pada kotak isian Category (Y) axis, ketik label untuk sumbu Y. Pada kasus ini ketik “Nilai Penjualan”
4. Klik tombol Next. Kotak dialog Chart Wizard untuk langkah selanjutnya akan ditampilkan.

5. Menentukan Lokasi Grafik
Pada kotak dialog selanjutnya kita diminta untuk menentukan lokasi di mana grafik yang sedang kita buat akan ditempatkan.
Pada kasus ini, kita akan menempatkan grafik di lembaran kerja yang sama dengan data yang digunakan, yaitu di lembaran kerja Data Penjualan.
6. Mengatur Letak Grafik
Kita dapat memindahkan letak grafik di lembaran kerja dari satu posisi ke posisi yang lain.
Memindahkan grafik di lembaran kerja dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini :
1. Letakkan mouse di atas grafik yang akan dipindahkan
2. Tekan dan tahan mouse
3. Geser grafik tersbeut ke tempat yang kita inginkan
4. Lepaskan mouse bila posisi yang diinginkan sudah dipenuhi
7. Mengatur Tampilan Grafik
Grafik yang ditampilkan sering kali kelihatan tidak rapi, misalnya saja judul yang terlalu besar atau daerah yang terlalu kecil sehingga grafik sulit dibaca.
Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengatur ukuran seluruh huruf yang terdapat di grafik, klik grafik tersebut, kemudian pilih ukuran di toolbar.
2. Untuk memperkecil huruf judul, klik judul tersebut, kemudian pilih ukuran huruf yang sesuai, misalnya 10.
3. Untuk mengatur ukuran huruf daftar seri, klik daftar seri tersebut, kemudian pilih ukuran huruf yang sesuai.

Langkah-langkah untuk memformat area grafik adalah sebagai berikut :
1. Klik kanan di area grafik. Pada menu yang muncul, klik Format Chart Area. Kotak dialog Format Chart Area akan ditampilkan.
2. Pada kotak di bagian Border, kita dapat menentukan bentuk warna dan ketebalan garis pembatas area grafik.
3. Beri tanda cek pada kotak cek Shadow untuk memberi efek bayangan pada batas area grafik
4. Beri tanda cek pada Round corners untuk memberi efek lingkungan pada sudut area grafik.
5. Pada bagian Area, kita dapat menentukan warna area grafik
6. Untuk memilih efek warna area grafik, klik tombol Fill Effects. Kotak dialog Fill Effects akan ditampilkan.
7. Kita dapat memilih efek warna area grafik berupa Gradient. Texture, Pattern dan Picture.
8. Pada pilihan Colors, pilihlah Two colors, kemudian pilih dua warna berbeda yang kita sukai.
9. Pada pilihan Shading styles, pilih Horizontal dan tentukan pilihan variants-nya
10. Klik tombol OK. Kembali ke Format Chart Area
11. Klik tombol OK. Area grafik akan ditampilkan sesuai dengan pilihan yang kita buat seperti yang ditunjukkan pada gambar 6.21.

Memformat Huruf Teks pada Area Grfaik
Kita dapat mengatur jenis dan ukuran huruf teks-teks yang terdapat di area grafik. Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagi berikut :
1. Klik kanan pada area grafik
2. Pada menu yang muncul, klik Format Chart Area. Kotak dialog Format Chart Area akan ditampilkan.

Mengedit Teks Judul Grafik
Kita dapat mengubah judul grafik yang sudah dibuat. Untuk melakukannya, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.
1. Klik judul grafik untuk memilihnya. Batas daerah judul grafik akan terlihat.
2. Klik judul grafik sekali lagi. Kursor akan ditempatkan pada teks judul tersbeut.
3. Lakukan pengeditan pada judul grafik tersebut
4. Jika pengeditan sudah selesai, klik di sembarang tempat di luar daerah judul grafik.

Memformat Judul Grafik
Bila kita ingin memformat teks judul grafik saja kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Klik judul grafik untuk memilihnya. Batas daerah judul grafik akan terlibat
2. Bila ingin menggeser posisi teks judul grafik, tunjuk dengan mouse di salah satu tepi batas teks judul grafik, tekan dan tahan mouse, geser ke tempat yang diinginkan, kemudian lepaskan.
3. Klik kanan pada judul grafik. Pada menu yang muncul, pilih Format Chart Title. Kotak dialog Format Chart Title akan ditampilkan.
4. Pada bagian Border, pilihlah warna untuk batas judul grafik, bentuk dan ketebalan garisnya.
5. Pada bagian Area, pilih warna dan kemudian klik tombol Fiil Effects. Kotak dialog Fill Effects akan ditampilkan.
6. Pilih efek warna di daerah judul grafik tersebut. Klik tombol OK untuk kembali ke kotak dialog Format Chart Title.
7. Untuk mengatur ukuran dan jenis huruf judul grafik, kliklah tab Font.
8. Pilih jenis dan ukuran huruf yang kita inginkan.
9. Jika diperlukan, kita dapat mengatur perataan teks judul dan orientasi kemiringan dengan cara mengklik tab Alignment
10. Klik tombol OK. Hasil dari memformat judul grafik dapat dilihat pada gambar 6.26.

Memformat Legend dan Label Sumbu
Untuk melakukannya, kita dapat mengklik legend atau label sumbu yang ingin diformat kemudian menampilkan kotak dialog Format Legend atau Format Axis Title. Untuk menampilkan kotak dialog tersbeut, kita dapat mengikuti langkah-langkah seperti pada saat memformat judul grafik.

Mengatur Skala Sumbu
Exel mengatur nilai pada sumbu grafik agar selalu dimulai dengan nol. Bila data yang kita miliki jauh lebih besar dari nol, maka kita dapat mengatur agar nilai pada sumbu grafik dimulai dari nilai tertentu. Untuk melakukan pengaturan tersbeut, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Klik kanan pada sumbu nilai. Pada menu yang muncul, klik Format Axis. Kotak dialog Format Axis akan ditampilkan
2. Klik tab Scale
3. Isikan nilai untuk Minimum, Maximum, Major unit, Minor unit dan Crosses at.
4. Klik tombol OK. Hasil pengaturan pada Gambar 6.25 tampat pada gambar 6.26.

Memformat Area Plot
Sama seperti bagian-bagian grafik yang lain, kita dapat memformat area plot agar kelihatan lebih menarik. Langkah-langkah untuk memformat area plot adalah sebagai berikut :
1. Klik area plot untuk memilihnya
2. Dari menu Format, klik Selected Plot Area. Kotak dialog Format Plot Area akan ditampilkan
3. Pada kotak dialog Format Plot Area, pilihlah format area plot yang sesuai.
4. Klik tomol OK.

Memberi Label Data
Agar grafik dapat menunjukkan secara jelas berapa nilai datanya, kita dapat menambahkan label data pada grafik. Langkah-langkah untuk melakukan \nya adalah sebagai berikut :
1. Klik seri data grafik untuk memilihnya
2. Dari menu Format, klik Selected Data Labels. Kotak dialog Format Data Series akan ditampilkan.
3. Klik tab Data Labels
4. Klik di kotak cek Value
5. Klik tombol OK. Label data pada seri data grafik yang dipilih akan ditambahkan
6. Klik seri data grafik yang lain untuk memilihnya
7. Lakukan hal yang sama untuk memberi label data
Categories: ,

0 comments:

Post a Comment

Followers

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!