Operasi Dasar Komputer

Program Miliarder Internet Reseller Bergaransi 10 kali lipat

Software dan Ratusan Ebook Bisnis sebesar 1.200 MB Siap di download

Software Pembuat Website lengkap dengan Ebook dan Video Tutorial Bergaransi

I. Merangkai Peripheral ke CPU
Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum mengaktifkan komputer adalah memastikan Peripheral sudah terpasang dengan baik ke CPU. Maksud peripheral di sini adalah hardware yang ada di luar CPU yang terdiri dari alat input ( keyboard, mouse ), dan alat out put ( monitor, speaker,printer ). Untuk bisa merangkai peripheral dengan baik, perlu diketahui jenis-jenis port dan fungsinya.
A. Mengenal Jenis-Jenis Port dan Fungsinya
Berikut ini adalah jenis-jenis port dan fungsinya :
1. Port PS/2 : berfungsi menghubungkan CPU (Keyboard/Mouse) dengan keyboard dan mouse
2. Port VGA : berfungsi menghubungkan CPU dengan monitor
3. Port Paralel/ LPT1 : berfungsi menghubungkan CPU dengan printer (printer jenis lama)
4. Port Audio(Line In) : berfungsi menghubungkan CPU dengan, Line Out, & Mic) peralatan audio (speaker, mic, dan tv tuner)
5. Port USB : berfungsi menghubungkan CPU dengan flash disk, printer dsb. Hampir semua peripheral sekarang ini dihubungkan ke CPU melalui port USB, karena pemasangan melalui port ini lebih mudah dibanding dengan yang lain.
6. Port Serial : berfungsi menghubungkan CPU dengan modem (dial up)
7. Port LAN : berfungsi menghubungkan CPU dengan jaringan computer

Setelah memasang peripheral dengan baik, jangan lupa untuk menguhubungkan power supply ke sumber listrik. langkahnya dengan memasang kabel listrik dari power supply ke sumber listrik PLN. Jika memakai stabilizer, pasang kabel listrik dari power supply ke Stabilizer dan selanjutnya kabel dari stabilizer dipasang ke sumber listrik PLN.

II. Mengaktifkan Komputer Sesuai Prosedur
Cara mengaktifkan komputer ada dua cara, yaitu :
A. Cold Booting
Langkahnya :
1. Pastikan bahwa kabel listrik pada power supply atau stabilizer/ups sudah terpasang dengan baik ke sumber listrik.
2. Jika memakai stabilizer/ups, hidupkan stabilizer/ups dengan menekan tombol powernya.
3. Tekan tombol power pada monitor dan cpu
4. Tunggu beberapa saat ketika komputer melakukan proses booting sampai muncul tampilan desktop. (jangan melakukan perintah apapun pada saat terjadi booting)
Pada komputer yang dibuat multiuser (biasanya pada komputer jaringan) setelah proses booting terdapat proses log in. Pada proses log in diharuskan memasukkan username dan password baru kemudian muncul tampilan dekstop.
B. Warm Booting atau Restart Komputer
Restart komputer perlu dilakukan pada saat komputer hang/ error. Berikut ini cara melakukkan restart komputer :
Cara 1
1. klik tombol Start
2. klik Turn Off Computer
3. klik Restart
Cara 2
1. tekan tombol Ctrl + Alt + Del pada keyboard secara bersamaan
2. klik menu Shut Down
3. klik Restart
Cara 3
Tekan tombol reset pada CPU

III. Mematikan Komputer Sesuai Prosedur
Langkahnya :
I. Matikan CPU dengan cara sebagai berikut :
1. Tutup semua dokumen dan aplikasi yang sedang dibuka
2. klik tombol Start
3. klik Turn Off Computer
4. klik Turn Off
5. Tunggu proses selesai

II. Matikan monitor dengan menekan tombol power pada monitor
Selain langkah di atas, dapat juga mematikan CPU dengan menggunakan tombol power atau sleep yang ada pada keyboard. Pada saat-saat tertentu kita terkadang perlu mematikan komputer dengan langkah tidak sesuai prosedur, terutama ketika komputer tidak bisa mati dengan perintah mematikan komputer sesuai prosedur. Namun apabila ini dilakukan dengan sering, akan mengakibatkan hardware, software, dan data pada komputer cepat rusak Khusus hardware yang beresiko rusak adalah Harddisk.

Sumber :
Sadiman, S.Pd. 2007. Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga

0 comments:

Post a Comment